Site Meter



Senin, 16 September 2013 - detikNews : Supir Bus di India Dihukum Mati karena Lalai


Cari berita di Infoanda :
powered by
Google
Text Terakhir yg dicari : profil laundry maspaitella akhir keperkasaan peyek Akhir keperkasaan peyek Akhir keperkasaan peyek akhir keperkasaan peyek akhir keperkasaan peyek Berita aceh barat hari ini filosofi karpet merah filosofi karpet merah filosofi karpet merah filosofi karpet merah Cersex#anak5tahun Cersex#anak5tahun apa kelebihan dan kekurangan dari isi laporan monster hijau penyelamat lingkubgan

Daftar Masuk Home Berita Daerah Internasional Kolom Wawancara Lapsus Tokoh Pro Kontra Profil Indeks Politik · Hukum · Peristiwa · Kriminal · Berita Unik · Sosial Budaya · Opini Anda · Info Anda · Forum · Foto · TV detikNews BBC World Senin, 08/04/2013 16:55 WIB Supir Bus di India Dihukum Mati karena Lalai BBCIndonesia.com - detikNews



kuasa hukum Santosh Maruti Mane mulanya mengaku kliennya kurang waras.

Sebuah pengadilan di India menjatuhkan vonis mati pada seorang sopir yang menewaskan sembilan orang dan melukai 27 lainnya pada insiden tabrakan di kota Pune tahun lalu.

Santosh Maruti Mane berkendara sejauh 25km selama 30 menit namun karena menyetir tanpa kendali, bus yang dinaikinya kemudian menabrak mobil lain serta para pejalan kaki pada puncak jam sibuk pagi hari.

Sopir 30 tahun itu kemudian dijatuhi hukuman mati dengan dakwaan pembunuhan, percobaan pembunuhan serta perusakan properti milik orang lain.

Mane bekerja sebagai sopir pada jawatan transportasi milik pemerintah.

Dalam kecelakaan parah tersebut, dia sempat menabrak sekitar 40 kendaraan sebelum akhirnya bus bisa dihentikan.

Hukuman mati dalam kasus ini menurut Ujjwala Pawar, jaksa penuntut umum, masuk kategori sangat langka.

"Tindakannya sangat nista dan vonis yang dijatuhkan menunjukkan betapa berat kejahatannya," kata Pawar pada BBC.

Dalam pembelaannya, kuasa hukum Mane mengatakan sopir itu mentalnya kurang stabil namun hakim berpendapat terdakwa cukup waras.

Saksi mata mengatakan pada hari kecelakaan yang naas Januari 2012, terdakwa datang ke pangkalan bus dan menaiki salah satu armada yang kosong kemudian menyetir dengan kecepatan tinggi di lajur jalan yang salah dan akhirnya mencelakakan banyak orang.


(bbc/bbc)

Browser anda tidak mendukung iFrame Komentar (0 Komentar) Kirim Komentar | Lihat Semua Komentar | Disclamer

Featured Column Daftar SMS yg masuk ke +62-815-142-29297 (format pengiriman : info <text_info_anda>)

[Home - Infoanda][Idiokrasi] [Random News] [Calendar] [This News]